Top 3 Surabaya: Mengenal SMAN 2, Tempat Menimba Ilmu Sukarno hingga Ari Lasso
Liputan6.com, Jakarta - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Surabaya merupakan salah satu sekolah favorit di Surabaya, Jawa Timur. Sekolah ini memiliki sejarah panjang mengingat gedung sekolah ini juga merupakan peninggalan Belanda.
Usia sekolah negeri ini juga hampir mencapai satu abad dan mendapat julukan ‘SMADA’. Jika ditelisik dari sejarahnya, SMA Negeri 2 Surabaya ini dulu adalah gedung Hoogere Burgerschool Soerabaia (HBS) di HBS straat (sekarang namanya Jalan Wijayakusuma). Gedung tersebut dibangun pada 1923 yang di arsiteki oleh J. Gerber dari BOW.
Mengutip dari sman2-sby.sch.id, Gerber juga merupakan arsitek Gedung Sate yang terkenal di Bandung. Gedung sekolah ini sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda, dari dulu sampai sekarang gedung ini tetap berfungsi sebagai tempat belajar. Dahulu gedung ini namanya sekolah HBS, yaitu sekolah yang diperuntukkan bagi para Sinyo dan Noni Belanda.
Artikel mengenal SMAN 2 Surabaya, tempat menimbal ilmu Sukarno hingga Ari Lasso menyita perhatian pembaca pada Kamis, 8 Agustus 2019. Ingin tahu artikel terpopuler apa saja yang menyita perhatian di Surabaya? Berikut tiga artikel terpopuler yang dirangkum pada 9 Agustus 2019:
1.Mengenal SMAN 2 Surabaya, Tempat Menimba Ilmu Soekarno hingga Ari Lasso
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Surabaya merupakan salah satu sekolah favorit di Surabaya, Jawa Timur. Sekolah ini memiliki sejarah panjang mengingat gedung sekolah ini juga merupakan peninggalan Belanda.
Usia sekolah negeri ini juga hampir mencapai satu abad dan mendapat julukan ‘SMADA’. Jika ditelisik dari sejarahnya, SMA Negeri 2 Surabaya ini dulu adalah gedung Hoogere Burgerschool Soerabaia (HBS) di HBS straat (sekarang namanya Jalan Wijayakusuma). Gedung tersebut dibangun pada 1923 yang di arsiteki oleh J. Gerber dari BOW.
Mengutip dari sman2-sby.sch.id, Gerber juga merupakan arsitek Gedung Sate yang terkenal di Bandung. Gedung sekolah ini sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda, dari dulu sampai sekarang gedung ini tetap berfungsi sebagai tempat belajar. Dahulu gedung ini namanya sekolah HBS, yaitu sekolah yang diperuntukkan bagi para Sinyo dan Noni Belanda.
Berita selengkapnya baca di sini
2. Ingin Untung Jadi Buntung, Nasib 308 Karyawan PT Smelting Gresik di Ujung Tanduk
Alih-alih ingin mendapatkan keuntungan dari aksi mogok kerja massal supaya di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaan, kini nasib 308 karyawan PT Smelting yang di PHK berada di ujung tanduk.
308 karyawan PT Smelting yang kini di PHK ternyata malah memiliki hutang ke perusahaan mencapai Rp 22 miliar. Putusan PHK akibat mogok massal ini, telah memiliki kekuatan hukum tetap setelah dikuatkan Mahkamah Agung.
PHK terhadap karyawan Smelting tertuang dalam Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Nomor 16/Pdt.Sus-PHI/2017/PN. Putusan ini awalnya sempat digugat karyawan, tapi Mahkamah Agung malah menguatkan putusan PHI melalui Putusan: GSK jo Nomor 388 K/Pdt.Sus-PHI/2018, pada 23 Mei 2018.
Berita selengkapnya baca di sini
3.Tanggapan Gubernur Khofifah soal Penggeledahan Rumah Kadishub Jatim oleh KPK
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa angkat bicara soal penggeledahan di rumah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jawa Timur Fattah Jasin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 7 Agustus 2019.
Namun, Khofifah enggan berkomentar banyak. "Wis, rek, nek kasus 2018 ojo takon aku ta rek (sudahlah, teman-teman, kalau kasus 2018 jangan tanya ke saya). Kita berikan kesempatan bagaimana proses hukum berjalan. Sampeyan kok takon aku," ujar dia dilansir suarasurabaya.net.
Hingga Rabu malam pukul 20.11 WIB, enam penyidik KPK menggeledah rumah Fattah Jasin Kadishub Jatim. Dari rumah di Jalan Nginden Intan Tengah itu, KPK membawa satu koper dan satu kardus berisi dokumen.
Berita selengkapnya baca di sini

0 Response to "Top 3 Surabaya: Mengenal SMAN 2, Tempat Menimba Ilmu Sukarno hingga Ari Lasso"
Post a Comment